INTEGRAGI SOSIAL

    Hai para pembaca,disini saya akan memberitau mengenai integrasi sosial.setiap orang pasti mengharapkan kehidupan yang aman, damai, dan tenteram. Tetapi, di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk sulit untuk mewujudkannya jika tanpa adanya sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menyatukan berbagai kemajemukan masyarakat Indonesia ialah jalan agar terwujudnya integrasi dalam masyarakat. Dengan begitu, perdamaian bangsa Indonesia dapat terwujud.Sehingga bangsa kita selalu damai.

A. PENGERTIAN INTEGRASI

   Arti integrasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu integration,artinya pembauran hingga menjadi kesatuan yang bulat dan utuh. Secara detail, “integrasi bangsa  diibaratkan sebuah penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satuan wilayah dan pembentukan identitas nasional. Integrasi sosial juga dapat diartikan sebagai proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilal, dan norma. Adapun pengertian integrasi sosial menurut para ahli sebagai berikut.

1) Hendro Puspito

   Menurut Hendro Puspito, integrasi sosial adalah suatu kondisi kesatuan hidup bersama dari aneka satuan sistem sosial budaya, kelompok-kelompok etnis dan kemasyarakatan, untuk berinteraksi dan bekerja sama, berdasarkan nilai-nilai dan norma-norma dasar bersama guna mewujudkan fungsi sosial budaya yang maju, tanpa mengorbankan ciri-ciri kebhinekaan yang ada. 

2) Paul B. Horton

   Paul B. Horton mendefinisikan integrasi sebagai proses pengembangan masyarakat yang mana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi. Oleh karena itu, integrasi merupakan sesuatu yang diharapkan dalam kehidupan masyarakat sehingga harus tetap dijaga kelangsungannya.

2) Woyner

    Menurut Weyner, integrasi sosial adalah penyatuan kelompok budaya dan kelompok sosial ke dalam satu kesatuan wilayah dan dalam pembentukan suatu identitas nasional.

Berdasarkan pengertian beberapa para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa integrasi merupakan suatu keadaan ketika kelompok-kelompok etnik beradaptasi terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, namun masih tetap mempertahankan kebudayaan mereka masing-masing. Dengan demikian, integrasi memiliki dua pengertian sebagai berikut:

1) Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem Sosial tertentu.

2) Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu. Integrasi merupakan pembauran warga masyarakat menjadi satu kesatuan yang utuh dan bulat ke dalam satu kesatuan sosial, Pancasila merupakan dasar negara yang telah mampu menciptakan kestabilan nasional dan mengatasi kemajemukan masyarakat Indonesia. Rasa cinta tanah air juga dapat memungkinkan digalangnya persatuan dan kesatuan sehingga mampu mengatasi dengan mengacu kepada prinsip Bhinneka Tunggal Ika. 


   Menurut pandangan para pengikut fungsionalisme, Integrasi sosial dalam kemajemukan masyarakat senantiasa terkait dengan 2 landasan sebagai berikut:

1) Suatu masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus di antara sebagian besar anggota masyarakat tentang nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat mendasar

2) Masyarakat terintegrasi karena berbagai anggota masyarakat sekaligus men- jadi anggota dari berbagai kesatuan sosial lainnya akan segera dinetralkan oleh adanya loyalitas ganda dari anggota masyarakat terhadap berbagai kesatuan sosial.

   Integrasi masyarakat ialah bentuk kerja sama dari seluruh anggota masyarakat, mulai dari individu, keluarga, lembaga,organisasi, dan masyarakat secara keseluruhan sehingga menghasilkan konsensus nilai-nilai yang sama dijunjung tinggi. Maksutnya, dalam masyarakat sudah terjadi akomodasi, asimilasi, dan berkurangnya prasangka-prasangka di antara anggota masyarakat. Oleh karena itu, untuk bisa mewujudkan integrasi dalam masyarakat dapat dilakukan dengan mengurangi pemikiran dalam masyarakat. Hal yang tak kalah penting adalah mengamati dimensi kemajemukan dalam masyarakat dapat dilakukan dengan melihat jumlah kelompok yang berbeda kebudayaannya, konsensus anggota masyarakat terhadap cita yang mengkait seluruh warga masyarakat, dan mudah tidaknya individu pindah dari suatu kelompok ke kelompok lainnya

  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemulihan, Rehabilitasi,Reintegrasi dan Transformasi Sosial

KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN POLA HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA

MANFAAT TEKNOLOGI DIERA GLOBALISASI

Pengertian Teknologi Menurut Para Ahli

Peran Mediasi dan Pihak Ketiga dalam Penyelesaian Konflik

Kuliner Di Indonesia

Menggali Potensi Luas Teknologi: Inovasi yang Menerobos Batasan

TEKNOLOGI

Sejarah teknologi