APA TUJUAN PENGELOLAAN KONFLIK??
Pengelolaan konflik bertujuan untuk membatasi dan menghindari kekerasan d dengan mendorong perubahan perilaku positif bagi pihak-pihak yang terlibat. Berikut tipe pengelolaan konflik yang dapat dipilih dalam menangani konflik yang muncul (Dawn M.askerville, 1993).
a. Avoiding, yaitu pengelolaan konflik yang dilakukan dengan cara menghindari agar konflik tidak terjadi. Segala hal yang sensitif dan potensial menimbulkan konflik sebisa mungkin dihindari sehingga tidak menimbulkan konflik dalam masyarakat
b. Accomodating, yaitu pengelolaan konflik dengan cara mengumpulkan dan mengakomodasikan pendapat-pendapat dan kepentingan pihak-pihak yang terlibat konflik, selanjutnya dicari jalan keluarnya dengan tetap mengutamakan kepentingan pihak lain atas dasar masukan-masukan yang diperoleh
c. Compromising, yaitu gaya menyelesaikan konflik dengan cara melakukan negosiasi terhadap pihak-pihak yang berkonflik sehingga menghasilkan solusi (jalan tengah) atas konflik yang sama-sama memuaskan (lose-lose solution).
d. Competing, artinya pihak-pihak yang berkonflik saling bersaing untuk memenangkan konflik, dan pada akhirnya harus ada pihak yang dikorbankan (dikalahkan) kepentingannya demi tercapainya kepentingan pihak lain yang lebih kuat atau yang lebih berkuasa (win-lose solution).
e. Collaborating, yaitu penyelesaian konflik dengan cara pihak-pihak yang bertentangan saling bekerja sama secara sinergis dalam menyelesaikan persoalan, dengan tetap menghargai kepentingan pihak lainnya. Dengan demikian, kedua belah pihak yang terlibat akan memperoleh hasil yang memuaskan karena kepentingan dari kedua belah pihak tersebut dapat tercapai (menghasilkan win-win solution).
f. Conglomeration (mixtured type), yaitu penyelesaian konflik dengan cara menggunakan kelima gaya di atas secara bersama-sama.
Komentar
Posting Komentar